Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemilu 2024 : Wapres Himbau Jaga Keadilan dan Kedamaian
Advertisement . Scroll to see content

Politik Pilpres 2024, Nahdlatul Ulama Tidak Mau jadi Senjata Politik

Kamis, 02 Februari 2023 | 08:11 WIB
  • author Muhammad Farhan, MNC Portal /Muhamad Andi Setiawan
Politik Pilpres 2024, Nahdlatul Ulama Tidak Mau jadi Senjata Politik
Nahdlatul Ulama tegas tidak akan mau jadi senjata politik dalam Pilpres 2024, (Foto : Okezone)

JAKARTA,iNewsSalatiga.id - Nahdlatul Ulama (NU) dalam Politik Pilpres 2024 menegaskan kembali melalui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau akrab dipanggil Gus Yahya tidak akan hadir sebagai senjata politik.

Gus Yahya memberi penegasan untuk calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) tidak akan ada yang diusung atas nama NU, "Maka sekali lagi saya sampaikan, tidak akan ada calon presiden dan calon wakil presiden atas nama NU. Tidak akan ada," ujar Gus Yahya kepada awak media usai anugerah satu abad NU, Rabu (1/2/2023).

Gus Yahya mengungkapkan penegasan ini sebagai langkah NU menolak politik identitas, dan hanya digunakan untuk mengumpulkan suara saja. Lebih lanjut Gus Yahya memaparkan bahwa pada Pilpres 2024 nantinya, capres dan cawapres harus lebih mengedepankan prestasi dan kredibilitas individu tanpa mengandalkan dukungan dari basis identitasnya, baik itu identitas agama, ataupun organisasi keagamaan seperti NU.

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut