Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jokowi Beberkan Jawaban tentang Bekingan yang Melindungi Ponpes Al Zaytun
Advertisement . Scroll to see content

Dunia Disibukan Pemulihan Pandemi , Jokowi : Semua Negara Sedang Pusing Tambah Perang Ukraina

Sabtu, 11 Juni 2022 | 07:10 WIB
  • author Raka Dwi Novianto
Dunia Disibukan Pemulihan Pandemi , Jokowi : Semua Negara Sedang Pusing Tambah Perang Ukraina
Presiden Joko Widodo, (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA,iNews.id - Semua negara disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki masalah yang sama sedang dipusingkan dengan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina.

"Kita ini sekarang sudah betul-betul semua kepala negara saya pastikan pusing semuanya urusan pemulihan ekonomi karena pandemi belum selesai, belum rampung. Ditambah lagi perang di Ukraina," ujar Jokowi dalam sambutannya pada HUT 50 HIPMI yang disiarkan YouTube HIPMI TV, Jumat (10/6/2022).

Jokowi menjelaskan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi saat ini sudah diturunkan oleh bank dunia utamanya di negara-negara berkembang. Dari yang sebelumnya 6,6 persen proyeksi di 2022 diturunkan menjadi 3,4 persen.

"Anjlok betul, dan kita alhamdulilah di kuartal pertama kemarin masih bisa tumbuh 5,01 persen. gak ada negara G20 itu yang tumbuh 5,01, hati-hati juga ini yang menjadi momok semua negara sekarang ini adalah inflasi, jadi momok semua negara," jelasnya.

Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini beberapa negara tengah mengalami inflasi. Dirinya memperkirakan adanya 60 negara yang akan mengalami kesulitan jika gagal dalam mengatasi masalah ekonomi.

"Jangan sampai kita merasa normal padahal keadaannya pada situasi yang tidak normal, ketidakpastian ini yang harus kita jaga semua," ungkapnya.

 

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut