Kirim Bantuan Ke Suriah, PBB Tidak akan Meninggalkan Suriah

Susi Susanti
.
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:48 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres (Foto: Antara/Xinhua)

JENEWA,iNews.id - Dewan Keamanan (DK) diminta Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres untuk memperpanjang persetujuan pengiriman bantuan dari Turki ke jutaan orang yang membutuhkan di barat laut Suriah.

"Kita tidak boleh menyerah untuk orang-orang Suriah," terangnya, Senin (20/6/2022), dikutip Antara.
Mandat PBB, yang mengizinkan pengiriman dari Turki ke barat laut yang dikuasai oposisi Suriah, berakhir pada 10 Juli.

Sekutu Suriah, Rusia, berpendapat operasi jangka panjang itu melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Suriah.

Lebih banyak bantuan yang harus dikirim dari dalam negeri meningkatkan kekhawatiran oposisi bahwa makanan dan bantuan lainnya akan berada di bawah kendali pemerintah.

Guterres mengatakan pada tahun lalu PBB telah melakukan lima pengiriman semacam itu ke oposisi yang dikendalikan barat laut, tetapi tidak "pada skala yang diperlukan untuk menggantikan respons lintas batas besar-besaran."

"Saya sangat mengimbau anggota Dewan untuk mempertahankan konsensus tentang upaya mengizinkan operasi lintas batas. Adalah keharusan moral untuk mengatasi penderitaan dan kerentanan 4,1 juta orang di daerah yang membutuhkan bantuan dan perlindungan," ungkapnya.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini