“Mohammed bin Salman juga marah dengan keputusan pemerintahan Biden untuk menghapus Houthi dari daftar organisasi teroris dan mengurangi dukungan untuk kampanye militer di Yaman yang dipimpin Saudi,” papar laporan itu.
Pada Sabtu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan panggilan telepon dengan Mohammed bin Salman untuk membahas krisis di Ukraina dan Yaman, serta kesepakatan OPEC+ tentang pengurangan produksi minyak.
Artikel ini telah diterbitkan di halaman https://international.sindonews.com/read/748537/42/perpecahan-as-dan-arab-saudi-semakin-jauh-sejak-rusia-serang-ukraina-1650427476?showpage=all
Foto : Reuters
Editor : Muhammad Andi Setiawan
Artikel Terkait
