Waspada! Sering Cium Aroma Busuk, Bisa Jadi Omicron

Diana Rafikasari
Gejala Omicron dapat ditandai dengan sering cium bau busuk,(Foto: East Idaho News)

Seseorang dengan parosmia dapat mendeteksi bau, tetapi bau hal-hal tertentu yang berbeda dan seringkali tidak menyenangkan. Bau yang tidak menyenangkan ini sering digambarkan seperti bahan kimia, pembakaran, kotoran, daging busuk atau jamur.

Parosmia dapat berkisar dari ringan hingga parah dan bisa menjadi pengalaman yang sangat menyedihkan bagi penderita. Sementara itu, phantosmia merupakan halusinasi penciuman di mana bau normal muncul tanpa adanya bau.

Misalnya, Anda bisa mencium bau bawang putih saat tidak ada bawang putih. Pada kebanyakan orang, pemulihan relatif cepat yang menunjukkan bahwa virus tidak selalu membunuh neuron penciuman.
Selain itu, penelitian awal menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen orang yang memiliki masalah dengan bau, berhasil pulih sepenuhnya. Sama seperti kehilangan bau pasca infeksi lainnya, sel-sel pendukung ini dapat beregenerasi dan epitel penciuman dapat pulih.
 



Editor : Muhammad Andi Setiawan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network