GAZA,
Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas menyatakan bahwa para pejuangnya terlibat baku tembak dengan pasukan Israel di salah satu jalan di timur Rafah. Pertempuran juga terjadi di timur Jabalia.
Di Israel, sirene peringatan berulang kali berbunyi di daerah dekat Gaza sebagai respons terhadap potensi peluncuran roket atau mortir oleh pejuang Palestina.
Militer Israel menyatakan bahwa pasukan mereka di Jabalia berusaha menghentikan Hamas membangun kembali kemampuan militernya di sana.
“Mereka (Israel) melakukan pengeboman di mana-mana, termasuk di dekat sekolah yang menampung orang-orang yang kehilangan rumah. Perang dimulai kembali, seperti inilah yang terlihat di Jabalia,” ungkap warga Jabalia, Saed (45), kepada Reuters melalui aplikasi obrolan pada Minggu (12/5/2024).
Jumlah warga Palestina yang tewas akibat operasi militer Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober telah melampaui 35.000 jiwa, menyebabkan krisis kemanusiaan yang parah. Israel mengklaim bahwa hanya 620 tentaranya yang tewas selama pertempuran dengan Hamas di Gaza.
Editor : Muhammad Andi Setiawan
Artikel Terkait
