451 KK Direlokasi Akibat Atap Rusun Marunda Roboh

Giffar Rivana/Annisatul Mutoharoh
Rusunawa Marunda

JAKARTA, BRIN bahwa bangunan tersebut sudah tidak layak, dan kami akan revitalisasi," ujar Retno.

Di sisi lain, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) II Marunda PRKP, Uye Yayat Dimyati, mengungkapkan bahwa proses sosialisasi mengenai relokasi warga Rusunawa Marunda Blok C1 hingga C5 sudah dimulai sejak Maret tahun 2022. Namun, karena lonjakan kasus Covid-19 pada waktu itu, relokasi tersebut terpaksa ditunda hingga situasinya memungkinkan dilaksanakan.

"Tertunda karena adanya lonjakan kasus Covid-19 saat itu dan Rusun Nagrak sebagai tempat relokasi digunakan untuk isolasi Covid," kata Uye.

"Memang karena sudah dari tahun lalu kita plan. Warga yang sebagian sulit dipindah. Yang sekarang ini leih tegas karena mengutamakan keselamatan jiwa," ujar Uye.



Editor : Muhammad Andi Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update