Setelah itu mulailah diberikan pembekalan cara bertempur baik di darat maupun laut. Selain itu mereka juga diberikan keterampilan antiteror.
Setelah menimba ilmu dari sekolah tersebut Luhut Binsar Panjaitan dan Prabowo Subianto diperintahkan membentuk pasukan antiteror yang kemudian diberi nama Detasemen 81.
Artikel ini telah diterbitkan di halaman https://nasional.sindonews.com/read/850883/14/kisah-luhut-binsar-pandjaitan-dan-prabowo-subianto-belajar-bareng-di-sekolah-antiteror-di-jerman-barat-1660032532?showpage=all
Editor : Muhammad Andi Setiawan
Artikel Terkait
