Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pusbakum UIN Salatiga Tandatangani MoU dengan Pemerintah Kab.Temanggung untuk Bantuan Hukum Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Sang Perintis TNI AU, Kisah Iswahyudi yang Rela Gagal Jadi Dokter Demi Bisa Terbang di Langit

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:30 WIB
  • author Donatus Nador
Sang Perintis TNI AU, Kisah Iswahyudi yang Rela Gagal Jadi Dokter Demi Bisa Terbang di Langit
TNI AU, (Foto : Okezone.com)


Upaya pencarian jenazah pun dilakukan. Sehari kemudian jenazah Halim Perdanakusuma berhasil ditemukan untuk kemudian dimakamkan di daerah setempat. Beberapa tahun kemudian tulang-tulangnya dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta. Sedangkan jenazah Iswahyudi tidak ditemukan.

Kedua putra terbaik bangsa gugur saat menjalankan tugas demi bangsa dan negara. Semangat mereka tetap menjadi warisan yang tidak lekang dalam catatan sejarah. Atas semangat juang dan pengorbanan jiwa raga, Marsekal Udara (Anumerta) Iswahyud mendapat gelar pahlawan.

Gelar itu dikukuhkan pada 9 Agustus 1975, berdasarkan Keppres No.63/TK/1975. Tidak hanya itu, nama Iswahyudi diabadikan sebagai nama Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) di Maospati, Magetan, Jawa Timur.

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Selasa, 16 Agustus 2022 - 05:04 WIB oleh Donatus Nador dengan judul "Kisah Iswahyudi yang Gagal Jadi Dokter dan Masuk Angkatan Udara Belanda, Perintis TNI-AU". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://daerah.sindonews.com/read/857197/29/kisah-iswahyudi-yang-gagal-jadi-dokter-dan-masuk-angkatan-udara-belanda-perintis-tni-au-1660583312?showpage=all
 

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut