Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Terima Hanya Dirinya Saja, Sambo Ingin Bharada E Dipecat karena Sudah Tembak Mati Yosua
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum Ditemukan Tewas, Jejak Rekaman Elektronik Sebut Brigadir J Tahu Akan Dibunuh

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:28 WIB
  • author Bachtiar Rojab
Sebelum Ditemukan Tewas, Jejak Rekaman Elektronik Sebut Brigadir J Tahu Akan Dibunuh
Irjen Sambo bersama Brigadir J, (Foto : Ist)

JAKARTA,iNews.id - Jejak rekaman elektronik mengenai kondisi Brigadir J diungkapkan telah ditemukan oleh pihak Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Rekaman tersebut, lanjut dia, diketahui ada sejak Juni 2022.

Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ternyata sempat mengucapkan salam perpisahan kepada orang kepercayaannya sehari sebelum kematiannya di rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdi Sambo pada 7 Juli 2022.
"Sampai di hari terakhir dia mau dibunuh, tepatnya tanggal 7 dia curhat dan sudah mengucapkan kata-kata perpisahan. Artinya, dia tahu bahwa dia bakal dibunuh," ujar Kamaruddin, Minggu (24/7/2022).

Ia mengungkapkan bahwa isi rekaman tersebut tidak hanya menunjukan bahwa Brigadir J akan dianiaya, melainkan diancam akan segera dibunuh.

"Ada rekaman elektronik kami dapat dari orang kepercayaannya, dia di sana nangis-nangis, dia dalam artian almarhum. Kenapa dia nangis karena dia diancam mau dibunuh," ungkapnya.

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut