Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Yakin, Cacar Monyet Tak Akan Jadi Pandemi
Advertisement . Scroll to see content

Penyakit Cacar Monyet Menyebar, 8 Negara Telah Terkonfirmasi

Sabtu, 21 Mei 2022 | 09:27 WIB
  • author Rahman Asmardika
Penyakit Cacar Monyet Menyebar, 8 Negara Telah Terkonfirmasi
Kondisi kulit penyakit yang menderita cacar monyet. (Foto: CDC via Reuters)

LONDON,iNews.idCacar monyet paling sering terjadi di daerah terpencil di Afrika Tengah dan Barat. Kasus penyakit di luar daerah sering dikaitkan dengan perjalanan ke kawasan-kawasan tersebut.

Kasus monkeypox atau cacar monyet telah menyebar ke setidaknya delapan negara, setelah kasus terbaru dilaporkan di Prancis, Italia, Swedia, dan Australia pada Jumat (20/5/2022). Laporan ini menyusul konfirmasi kasus di Inggris, Amerika Serikat (AS), Spanyol dan Portugal, serta penyelidikan 13 kasus yang dicurigai di Kanada.

Cacar monyet adalah infeksi virus langka yang biasanya ringan dan kebanyakan orang sembuh dalam beberapa minggu, menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), yang dilansir BBC.

Virus tidak menyebar dengan mudah di antara orang-orang dan risiko terhadap masyarakat luas dikatakan sangat rendah. Sumber infeksi ini belum dikonfirmasi tetapi kasus tampaknya "didapat secara lokal", kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BBC melaporkan saat ini ada sembilan kasus cacar monyet dikonfirmasi di Inggris. Sementara Australia pada Jumat melaporkan kasus dugaan pertamanya, pada seorang pria yang jatuh sakit setelah kembali dari perjalanan di Eropa.

Di Eropa, satu kasus yang dikonfirmasi dilaporkan di Swedia pada Kamis (19/5/2022), serta satu di Italia dan satu kasus yang dicurigai di Prancis. Pihak berwenang Swedia mengatakan mereka tidak yakin bagaimana individu tersebut tertular virus, tetapi media lokal melaporkan bahwa individu di Italia baru saja kembali dari Kepulauan Canary.

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut