Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penuhi Panggilan Kedua Bareskrim, Panji Gumilang Acungkan Jempol
Advertisement . Scroll to see content

Seorang Pria Minta 300 Ayat Al-Quran Dihapus, Mahfud MD : Bisa Jadi Penistaan Agama

Kamis, 17 Maret 2022 | 16:30 WIB
  • author Riezky Maulana,iNews
Seorang Pria Minta 300 Ayat Al-Quran Dihapus, Mahfud MD : Bisa Jadi Penistaan Agama
Mahfudz MD berikan peringatan terkait permintaan penghapusan 300 ayat Al-Quran, (Foto :Dok)

JAKARTA,iNews.id - Menanggapi Pernyataan Saifuddin Ibrahim yang meminta penghapusan 300 ayat Al-Quran, Menko Polhukam Mahfud MD memberikan peringatan dengan menyebut UU Nomor 1/1969 yang diperbarui dari UU Nomor 1/1969 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama (PNPS).

"Saya ingatkan Undang-Undang Nomor 5/69 yang diperbaharui Undang-Undang PNPS nomor 1/65 tentang Penodaan Agama itu mengancam hukuman yang tidak main-main, lebih dari 5 tahun hukumannya," ujar Mahfud, Rabu (16/3/2022). 

"Yaitu barang siapa yang membuat penafsiran dan memprovokasi dengan penafsiran suatu agama yang keluar dari penafsiran pokoknya," imbuhnya. 

Dia mengatakan, pernyataan tersebut sudah masuk ke dalam kategori penistaan agama. Sebab, ajaran pokok dari Islam yakni Alquran. 

Lebih lanjut dikatakan, ayat suci yang ada di dalam Alquran jumlahnya sudah pasti yakni 6.666. Hal itu pun sudah tidak bisa dikurangi. 

"Ajaran pokok di dalam islam itu Alquran. Alquran itu ayatnya 6.666, tidak boleh lah dikurangi 300 ayat gitu misalnya. Itu kan berarti penistaan terhadap Islam," ucapnya. 

Dia memastikan, pemerintah sama sekali tak melarang adanya perbedaan pendapat. Akan tetapi, hal yang menimbulkan kegaduhan seharusnya tak dilakukan. 

"Itu menyimpang dari ajaran pokok. Kita boleh beda pendapat tapi itu jangan menimbulkan kegaduhan," tuturnya. 

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut