Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bendera Palestina Dianggap Simbol Terorisme, Tentara Israel Diperintah Mencopotnya
Advertisement . Scroll to see content

Rusia dan Israel Terus Memanas Tapi Belum ada Kontak Senjata, Apakah Rusia Takut Menyerang?

Kamis, 15 September 2022 | 09:11 WIB
  • author Ajeng Wirachmi
Rusia dan Israel Terus Memanas Tapi Belum ada Kontak Senjata, Apakah Rusia Takut Menyerang?
Hubungan Rusia dengan Israel semakin memanas setelah badan Yahudi di Rusia akan ditutup, (Foto : SINDOnews)

MOSKOW,iNews.id - Dalam beberapa bulan terakhir ini Israel dianggap menunjukan sikao yang kurang bersahabat dengan Rusia. Hasilnya hubungan kedua negra ini semakin memanas.

Pihak Rusia merasa, Israel enggan memberikan pernyataan yang konstruktif terhadap kerja sama keduanya.

Hal ini diindikasikan akibat rencana Rusia untuk menutup Badan Yahudi di negaranya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menuturkan keputusan itu adalah keputusan penuh dari Kementerian Kehakiman Rusia.

Sebelumnya, Israel melemparkan ancaman kepada Rusia apabila berani menutup atau bahkan mengusir Badan Yahudi.

Rusia sendiri berencana melakukan hal itu lantaran Badan Yahudi dituduh sudah melanggar hukum. Penutupan badan penting itu sudah pasti akan berdampak serius bagi hubungan Rusia dan Israel.


Pada Agustus 2022, Rusia menganggap Israel bersalah karena telah menyerang Gaza. Rusia dengan tegas menyatakan posisinya untuk mendukung penyelesaian Israel-Palestina secara komprehensif.

Negara pimpinan Presiden Vladimir Putin itu juga optimistis bahwa konflik panjang yang kerap melibatkan kekerasan antara Israel dan Palestina itu bisa berakhir dengan kerangka proses negosiasi.

Hasilnya harus merealisasikan hak nasional sah milik rakyat Palestina untuk mendirikan negara. Meskipun sering mengalami ketegangan dan pasang surut, namun Rusia tercatat tidak pernah menyerang Israel secara militer.

“Serangan” hanya berlangsung melalui pernyataan para petingginya saja dan lebih menyerupai perang dingin. Isu-isu yang ada antara Israel dan Rusia belumlah terlalu serius bagi Rusia, sehingga Putin tidak perlu melancarkan serangan militer.
 

Editor: Muhammad Andi Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut